Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi Modul 1.1 PGP
Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tugas dari modul 1.1.A.8 yakni koneksi antar materi kesimpulan dan refleksi modul 1.1 tentang Filosofi pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara
Adapun sistematika refleksi kali ini yaitu:
- 1. Simpulan materi
- 2. Pemahaman sebelum mempelajari materi
- 3. Pemahaman setelah mempelajari materi
- 4. Rencana tindak lanjut.
Untuk pemikiran Ki Hajar Dewantara, di sini ada beberapa bagian yang akan saya jelaskan diantaranya:
1. Pendidikan dan pengajaran
2. Tujuan pendidikan dan pendidikan yang menuntun
3. Kodrat alam dan zaman hal ini juga terkait dengan asas trikon
4. Mengenai budi pekerti
Mari kita bahas yang pertama yakni tentang pendidikan dan pengajaran menurut Ki Hajar Dewantara pengajaran adalah bagian dari pendidikan pengajaran merupakan proses pendidikan dalam memberi ilmu atau berfaedah untuk kecakapan hidup anak secara lahir dan batin, Adapun pengertian dari pendidikan adalah proses memberi tuntunan terhadap segala kekuatan kodrat yang dimiliki anak agar ia mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai seorang manusia maupun sebagai anggota masyarakat.
Adapun tujuan pendidikan menurut Ki Hajar Dewantara adalah pendidikan itu adalah menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak sehingga mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat selanjutnya adalah pendidikan yang menuntun guru bisa diibaratkan sebagai petani atau tukang kebun guru harus memperhatikan kodrat anak seperti petani yang menyemai benihnya misalnya benih jagung pasti akan tumbuh menjadi jagung benih padi pasti akan tumbuh menjadi padi tidak mungkin jagung menjadi padi atau padi menjadi jagung jadi masing-masing benih itu punya kodrat masing-masing sama halnya anak mereka mempunyai kodrat masing-masing mereka mempunyai minat bakat dan kesenangan yang berbeda-beda nah tugas petani adalah menumbuhkan tanamannya agar menjadi tanaman yang baik petani bisa menyiapkan lahan yang subur menyiraminya menghilangkan hama memberi pupuk dan lain-lain sehingga kedepannya tanaman yang ditanamnya bisa tumbuh dengan baik begitu pula dengan guru guru bisa mengarahkan menuntun memfasilitasi anak sehingga mereka berkembang sesuai dengan kodrat mereka masing-masing dalam pendidikan kita harus memperhatikan proses menuntun ada tiga poin penting pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam proses menuntun yakni yang pertama adalah Ing Ngarso Sung tulodho yang artinya di depan memberi contoh yang kedua adalah ing Madyo Mangun Karso di tengah membangun kemauan atau motivasi dan yang terakhir adalah Tut Wuri Handayani di belakang memberi dorongan atau semangat.
Selanjutnya adalah kodrat alam dan zaman anak bukan Tabula Rasa anak bukanlah kertas kosong yang siap ditulisi apa saja namun seorang anak sudah membawa kodratnya ibaratnya kertas di kertas itu seorang anak sudah ada tulisan atau coretan yang samar-samar tugas pendidikan adalah untuk menebalkannya sehingga menjadi jelas dan bermakna dalam proses penebalan kita harus memperhatikan kodrat alam yakni pendidikan itu menyesuaikan lingkungan alam dan sosial anak sehingga mereka bisa memahaminya secara mudah, Selain itu dalam pendidikan juga kita harus memperhatikan kodrat zaman artinya pendidikan itu menyesuaikan dengan zamannya selain kode alam dan zaman juga dalam pembelajaran itu kita bisa menerapkan asas trikon yang pertama adalah kontinue pendidikan itu bergerak maju dan berkesinam bunga sehingga pendidikan itu terus-menerus belajar sepanjang hayat yang kedua adalah konvergen dalam pembelajaran atau pendidikan kita bisa mengambil dari berbagai sumber baik sumber itu yang ada di dalam negeri maupun luar negeri dan yang ketiga adalah konsentris pendidikan itu harus relevan dengan kepribadian bangsa walaupun kita mengambil dari berbagai sumber termasuk sumber luar negeri kita harus relevankan dengan kepribadian bangsa kita sendiri, selanjutnya adalah pendidikan yang menghamba kepada anak pendidikan yang menghamba kepada anak adalah pendidikan yang dalam prosesnya itu berupa menuntun yang pada akhirnya menghasilkan pendidikan yang berpihak kepada siswa pemikiran Ki Hajar Dewantara
Dan yang terakhir adalah mengenai budi pekerti budi pekerti adalah bersatunya atau perpaduan yang harmonis antara gerak pikiran perasaan dan kehendak sehingga menimbulkan tenaga atau semangat dalam hal ini budi pekerti dapat dijelaskan sebagai Cipta Rasa Karsa dan pekerti yang nantinya akan menghasilkan keseimbangan atau keselarasan hidup untuk penemuan budi pekerti hal yang paling utama adalah dari keluarga keluarga menjadi pondasi inti terciptanya budi pekerti selain keluarga tentunya sekolah juga berperan penting dan tentunya juga masyarakat.
Pemahaman sebelum mempelajari materi ini adalah pengalaman atau pemahaman saya Sebelum saya mempelajari materi modul 1.1 yang pertama adalah pembelajaran berpusat pada guru jadi guru menjadi aktor utama dalam pembelajaran yang kedua adalah guru fokus mengajar untuk mengajar ketuntasan materi yang ketiga adalah guru menyamakan standar penilaian jadi siswa bisa tuntas sesuai dengan KKM yang keempat adalah materi cenderung Fokus dari buku paket yang tersedia selanjutnya guru kurang memperhatikan kemampuan awal dan latar belakang siswa dan yang terakhir adalah fokus pada hasil bukan pada proses namun setelah memahami modul 1.1 ada pemahaman yang lebih.
Setelah mempelajari materi modul 1.1 yang saya dapatkan yakni pertama adalah saya mulai mengerti pembelajaran yang berpihak kepada anak jadi guru harus menyediakan atau memberikan pembelajaran yang berpihak kepada anak, yang kedua adalah guru itu bukan mengajarkan tetapi menuntun anak dalam pembelajaran, yang ketiga dalam pembelajaran guru bukan hanya untuk mengejar materi tetapi lebih fokus kepada kebutuhan siswa, selanjutnya adalah sumber belajar itu tidak hanya dari buku tetapi dari berbagai sumber ini sesuai dengan salah satu asas trikon yaitu asas konvergen, dan yang terakhir adalah ternyata proses itu lebih penting dari pada hasil.
Adapun rencana tindak lanjut yang akan saya lakukan setelah mempelajari modul 1.1 dalam pendidikan guru penggerak ini adalah yang pertama melaksanakan pembelajaran yang berpihak kepada siswa diantaranya adalah merancang pembelajaran yang menarik bisa dengan games Ice Breaking metode yang interaktif dan lain-lain selanjutnya adalah menyiapkan media pembelajaran yang beragam dan mengakomodasi kebutuhan siswa tentunya ini akan menunjang pembelajaran yang berpihak pada siswa selanjutnya adalah membuat pembelajaran yang membuat siswa menjadi aktif jadi guru tidak hanya menjadi aktor tapi aktor utamanya adalah siswa. Dan selanjutnya adalah menerapkan sistem Among dalam pembelajaran sesuai dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara yakni Ing Ngarso Sung tulodo ing Madyo mangan Karso dan Tut Wuri Handayani. Dan tidak lupa juga dengan memperhatikan aspek psikologi latar belakang siswa dan kemampuan awalnya sehingga hal ini juga menunjang pembelajaran yang berpihak kepada siswa dan yang terakhir adalah Saya akan berusaha melaksanakan penilaian yang beragam yang mengakomodasi minat bakat dan keberagaman siswa.
Demikian penjelasan tentang simpulan dan refleksi setelah saya mempelajari modul 1.1 semoga bermanfaat dan terimakasih


Komentar
Posting Komentar